Pemilik BRILink Dua Saudara Resmi Dilaporkan Buana Yudha S.H., M.H. ke Polres Tasikmalaya, Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan Perbuatan Curang

 

Kab. Tasik kabarjurnalisnews.com -Pemilik BRILink Dua Saudara Resmi dilaporkan ke Polres Tasikmalaya atas dugaan Tindak Pidana Penipuan/Perbuatan Curang Undang undang nomor 1 Tahun 1940 Tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 KUHP, yang terjadi dijalan kampung Pasir Joho RT 001 RW 004 Desa Jatiwaras, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, dengan nomor Surat Tanda Penerima Laporan nomor : STPL/257/XII/2025/SPKT/SATRESKRIM.RES TSM/POLDA JABAR. Jum'at 12/12/2025.

‎Kejadian yang terjadi pada hari Rabu 05 November 2025 Pemilik Agen BRILink (N.F) diduga telah melakukan Penipuan serta Penggelapan Dana Bantuan BLT Kemensos (RI) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

‎Modus operandi Oknum BRILink Dua Saudara terungkap saat proses pencairan dana BLT Kesra yang seharusnya diterima utuh oleh KPM. Penerima bantuan yang seharusnya mendapatkan Rp 900 ribu per tahap, ini malah disampaikan dana tersebut Kosong oleh Pemilik BRILink Dua Saudara. 


Bahkan ada juga KPM yang mengaku hanya menerima sebagian kecil setelah dipotong oleh oknum BRILink tersebut. Dugaan pemotongan bervariasi, bahkan ada yang mencapai Rp 300 ribu per penerima, memicu keresahan di kalangan masyarakat miskin yang sangat membutuhkan bantuan tersebut. 

‎Salah satu keluarga korban, berinisial (O) mengungkapkan bahwa istrinya akan mencairkan uang BLT Kesra tersebut, namun setelah mendatangi BRILink Dua Saudara dinyatakan Dana Bantuannya tidak masuk alias kosong.  karena dirinya merasa penasaran maka dia (istri O) mencoba mendatangi BRILink yang lain untuk mengecek Dana Bantuan tersebut. Dan setelah di cek ternyata Uang BLT Dana Kesra milik KPM tersebut sudah berpindah Rekening berdasarkan laporan mini statment mesin EDC.

‎Menanggapi laporan ini, pihak berwenang, termasuk Bank BRI sebagai penyalur resmi, meminta warga untuk segera melapor jika mengalami pemotongan. "Dana BLT Kesra seharusnya diterima penuh oleh KPM. Jika ada petugas yang melakukan pemotongan, warga diminta melapor agar bisa ditindaklanjuti," tegas perwakilan Bank BRI, seraya mengingatkan agar warga mewaspadai penipuan berkedok BLT melalui tautan atau e-wallet pribadi. Kasus ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat atas dugaan pelanggaran hukum.

‎Kasus dugaan penyelewengan dana BLT Kesra ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Menanggapi hal ini, BUANA YUDHA. S.H.,M.H meminta APH untuk mengusut tuntas dan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terlibat, guna memulihkan kepercayaan publik dan memastikan keadilan bagi para penerima bantuan." (Ajang.M.P)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama