Ditreskrimum Polda Banten Berhasil Menggagalkan Upaya Penyelundupan Senpi Rakitan, di Kawasan Pelabuhan Eksekutif Merak


Banten kabarjurnalisnews.com – Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan di kawasan Pelabuhan Eksekutif Merak, Kota Cilegon. Dua orang pemudik berinisial KB dan RH kini harus berurusan dengan hukum setelah kedapatan membawa senpi ilegal tersebut.


Informasi yang dihimpun, penangkapan dilakukan pada Sabtu malam, 7 Maret 2026, sekitar pukul 22.35 WIB. Petugas yang berjaga di Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, menaruh kecurigaan pada barang bawaan kedua tersangka saat melewati proses pemeriksaan.


Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki mengungkapkan, pengungkapan kasus ini bermula dari ketelitian petugas saat memantau layar X-ray terhadap barang bawaan penumpang yang baru saja menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak.


“Dari hasil pemeriksaan X-ray, ditemukan adanya benda mencurigakan yang ternyata senjata api di dalam tas milik tersangka. Senjata jenis revolver beserta lima butir peluru kaliber 9 mm itu disembunyikan di dalam tas ransel hitam yang dibungkus plastik ungu,” ujar Irjen Pol Hengki, Kamis 26 Maret 2026.


Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif kedua tersangka membawa barang berbahaya tersebut adalah faktor ekonomi. Tersangka mengaku membeli senjata api itu dari seseorang yang saat ini masih dalam pengejaran (DPO), dengan rencana untuk dijual kembali demi meraup keuntungan pribadi.


“Motifnya sementara ini ekonomi. Rencananya senpi ini akan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Namun, penyidik masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan apakah ada keterkaitan dengan aksi kejahatan lain atau potensi terorisme,” tegas Kapolda.


Meski demikian, Kapolda menyebutkan bahwa kedua tersangka tidak memiliki catatan kriminal atau bukan merupakan residivis.


Guna mencegah kejadian serupa, Polda Banten telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menambah unit alat X-ray di area pelabuhan. 


Langkah ini diambil untuk memperketat pengawasan, mengingat Pelabuhan Merak merupakan titik vital yang sangat padat aktivitas, terutama menjelang periode arus mudik dan balik lebaran. (HMS/Red)

Lebih baru Lebih lama