Kab. Tasik, kabarjurnalisnews.com - Momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk merefleksikan makna kemerdekaan sekaligus memperkuat komitmen mengisi kemerdekaan melalui karya dan pengabdian nyata bagi masyarakat.
Semangat itu ditegaskan Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Tasikmalaya dalam menyambut HUT ke-81 RI.
Dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, DPC PWRI menilai kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai perayaan tahunan. Kemerdekaan adalah hasil perjuangan panjang para pendahulu yang harus dijaga dan diisi dengan tanggung jawab sesuai profesi masing-masing.
Ketua DPC PWRI Kabupaten Tasikmalaya, Chandra F Simatupang mengatakan, bagi insan pers kemerdekaan erat kaitannya dengan kebebasan memperoleh, mengolah, dan menyampaikan informasi sebagai bagian penting demokrasi.
Namun kebebasan itu harus diimbangi tanggung jawab, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
“Semangat kemerdekaan adalah energi untuk terus berkarya, menyuarakan kebenaran dan membangun bangsa. Bagi kami, kemerdekaan juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Chandra, Minggu (16/8/2026).
Ia menegaskan pers harus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. Pemberitaan yang konstruktif, kritis, dan berimbang diharapkan memberi ruang informasi yang benar sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang lebih baik.
“Pers harus tetap independen. Ketika ada kebijakan baik, kita apresiasi. Ketika ada persoalan yang perlu dikritisi, kita sampaikan secara profesional berdasarkan data dan fakta. Tujuannya bukan mencari kesalahan, tetapi mendorong perbaikan,” tegasnya.
Sekretaris DPC PWRI, Ilham T Rachman menambahkan, perkembangan teknologi dan media digital membuat tantangan jurnalistik semakin kompleks. Arus informasi cepat harus diimbangi kemampuan verifikasi dan penyaringan sebelum disampaikan ke publik.
Di tengah maraknya hoaks dan informasi belum terverifikasi, wartawan dituntut lebih profesional.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama insan pers. Karena itu harus dijaga dengan karya jurnalistik yang berkualitas, berintegritas dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ilham juga mengajak seluruh anggota PWRI memperkuat solidaritas dan soliditas organisasi. Menurutnya PWRI tidak hanya wadah wartawan, tetapi juga punya tanggung jawab membangun kehidupan pers yang sehat, profesional, dan bermartabat
Bendahara DPC PWRI, Ayudi Rustandi mengajak masyarakat menjadikan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.
“Semangat kemerdekaan harus hadir dalam tindakan nyata. Mari bersama-sama menjaga persatuan, menghormati perbedaan dan memberikan kontribusi terbaik sesuai kemampuan masing-masing,” katanya.
DPC PWRI Kabupaten Tasikmalaya berharap Indonesia di usia 81 tahun semakin maju. Kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas SDM, penegakan hukum, keadilan sosial, dan kebebasan pers yang bertanggung jawab.
“Di usia ke-81 tahun kemerdekaan Indonesia, mari kita jadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai inspirasi untuk terus bergerak maju. Berkarya tanpa lelah, menyuarakan kebenaran dengan penuh tanggung jawab dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik,” pungkas Chandra. (Iwa)

Posting Komentar